AKU
Dinginnya angin malam menyapa tubuhku
Hujanpun ikut bernyanyi dan menari diatas genteng
Aku yang seda terbaring ikut tersenyum
Sambil aku berkata ‘’cori-cori cupke-cupke’’
Saat hujan mulai redah mendungpun mulai memutih
Burung yang terbangun dari sakit mulai bersiul
Aku yang selesai mandi terasa kedinginan
Sembari aku mencari baju aku berlafas ‘’Hare-hare-haaaaaareee’’
Sinar mentari sore mulai meredup
Kelelawar malam mulai melebarkan sayapnya
Aku yang sudah terasa wangi mulai tebar pesona
Sambil berjalan meleng dan berkata ’’khoimilligayaaaaaaaaa’’
karya ; Sanita
AKU
Salam…………………..
Ehem-ehemm
Hidup
disebuah desa terasa nyaman bagiku, karna aku tinggal didesa. Aku bangga tingal
didesa meskipun terkadang aku merasa minder dengan teman-teman yang tinggal dikota,
tapi semua itu gak menyurutkanku untuk
berteman dengan mereka.Banyak
perbedaan antara kami, baik dari cara berpakaian dan gaya,terutama yang harus
kuat mental yaitu perbedaan warna kulit, kulit orang desa lebih dominan
berwarna hitam sawo mateng dan ada juga yang sawo busuk. Haahaaaaaaaaaaa………..
Oya… kenalin namaku ‘’sanita’’ aku
anak pertama dari tiga[3] bersodara, sekarang usiaku 22 tahun dan 2 bulan lagi
sudah menginjak 23 tahun, sekarang aku masih kuliah di salah satu perguruan tinggi
di Baturaja, lebih lengkapnya UNBARA, salah satu universitas terbesar di
Sumatra selatan setelah universitas UNSRI yang berada di PALEMBANG. Sekarang
aku sudah semester lima[5] dan akan memasuki semester enam. Oya..
aku lupa kasihtau kalau aku keturunan orang jawa, karna orang tuaku oraang
jawa,lebih jelasna jawa Barat, kota Cirebon. Aku dilahirin disumatra, tapi
tetep saja aku orang jawa. Keseharianku aku selelu sibuk dengan rutinitasku
yang tiap pagi aku selalu lekebun, dan siang aku kuliah sampai sore dan
terkadang pulang malem. Kesenanganku di kampus yaitu nong krong di kantin
sambil minum susu. Mungkin hanya itu saja cerita dariku, trimakasihhhh………
JASMINE
LOVE STORY
Terkisah
sekuntum bunga melati yang telah melalui masa kuncupnya tapi belum sampai pada
kemekaran. Bunga melati ini tidak terlalu indah tapi cukup menarik bagi sebagian
kumbang dan kupu-kupu. Bunga melati ini tumbuh di sebuah kebun yang sederhana,
bukan tumbuh dinsebuah taman yang indah. Tapi meskipun ia tumbuh di sebuah
kebun ia tetap terlihat elok dan menyejukan mata bagi setiap mata yang
memandangnya.
Suatu
ketika saat bunga melati sedang bernyanyi riang dan meleok-leokan tubuhnya.
Tiba-tiba ada bunga dahlia yang menyapanya. “hai bunga melati hari ini kamu
kelihatan riang sekali? . “memang bunga dahlia setiap hari aku harus bergembira
dan selalu tersenyum”.
Rupanya
bunga dahlia ingin memperkenalkan teman-temanya kepada bunga melati yaitu empat
ekor kupu-kupu yang berasal dari dari kebun yang lain dan jauh dari kebun yang
biasa mereka tinggal. Saat itu memang kupu-kupunya belum ada disitu dan bunga
baru menyebutkan namanya saja dimana ada: kupu kuning, kupu merah, kupu hitam,
dan kupu biru. Bunga dahlia bermaksud menjodohkan bunga melati dengan kupu merah, tapi bunga
melati belum menanggapinya karena bunga melati ingin bertemu dan kenalan dulu
dengan kupu-kupunya.
Tibalah
waktunya bunga melati di pertemukan dengan rombongan kupu-kupu. Mereka pun
saling berkenalan satu persatu, dan terahir ia saling berjabat tangan dan
berkenalan dengan kupu kuning. Rupanya saat itu diantara bunga melati dan kupu
kuning sama-sama merasakan getaran jiwa yang mereka pendam masing-masing. Tidak
berapa lama mereka berbincang bunga dahlia mengajak bunga melati dan kupu-kupu
untuk jalan-jalan mengelilingi kebun.
Di
dalam perjalanan bunga dahlia bercanda ria dengan kekasihnya, sementara bunga
melatibercerita, bertukar pikiran pengalaman dengan kupu kuning. Sedangkan kupu
merah, kupu biru dan kupu hitam mereka berjalan dan mengitari taman dengan
sendiri-sendiri. Kupu merah sangat kecewa karena bunga melati sudah terlihat
sangat akrab dengan kupu kuning
Tanpa
sepengetahuan yang lain kupu kuning telah menyatakan perasaanya pada bunga
melati dan dengan senang hati bunga melati membalas perasaan kupu kuning.
Hingga terjalinlah kisah cinta di antara mereka. Tanpa terasa rupanya matahari
sudah bercahaya keemasan dan tandanya hari sudah mulai soreh. Rombongan
kupu-kupu pun harus pamit pulang. Terpaksa kupu kuning dan bunga dahlia harus
berpisah.
Hari
demi hari terlewati dengan perantara angin bunga melati dan kupu kuning
menjalin cinta jarak jauh, hingga pada suatu hari kupu kuning harus pergi jauh untuk
mencapai suatu keinginanya. Mulai saat itu pula bunga melati kembali pada
kesendirianya tanpa di temani oleh sang pujaan hati. Bunga melati selalu
menghibur diri dan mencoba setia pada si kupu kuning.
Di
tengah kesendirianya dan kerinduanya pada pujaan hatinya. Bunga melati di
hampiri oleh seekor kumbang, kumbang itu bermaksud ingin menjadi seorang yang
berarti di kehidupan bunga melati “tapi bunga melati bimbang” ia tak ingin
menghianati kupu kuning.”tapi” di sisi lain sang bunga tak sanggup menolak dan
melukai hati sang kumbang. Ahirnya bunga melati menerima cinta sang kumbang.
Bunga
melati dan kumbang sangat bahagia tanpa memikirkan bagaimana perasaan si kupu
kuning. Dengan perhatian dan kasih sayang sang kumbang bunga melati sangat
bahagia.setiap hari bunga melati selalu bermain dan bercanda dengan sang
kumbang seakan-akan dunia miliknya berdua. Tampak sekali bahwa sang kumbang
mencintai bunga melati. Sampai-sampai banyak pasangan kekasih yang iri dengan
mereka berdua, seakan mereka takkan pernah terpisahkan lagi.
Tapi
tuhan berkehendak lain, cinta mereka harus terbelah karena suatu permasalahan
yang sangat sulit untuk di selesaikan hingga ahirnya mereka harus terpisahkan.
Walaupun kenyataan ini begitu pahit dan menyakitkan bagi bunga melati tapi ia
harus menerima semua ini. Semenjak berpisah dengan sang kumbang bunga melati
selalu murung dan melamun, ia sempat trauma menjalin cinta karena setiap kali
ia menjalin cinta ia selalu jatuh dan terjatuh.
Dalam
keterpurukanya bunga melati mencoba untuk tegar dan bangkit . ia tak ingin
hanyut terlalu dalam dengan kesedihanya. Ia ingin memulai kehidupan baru yang
lebih indah, kegagalan di masa lalu ia jadikan sebagai patokan untuknya dalam
membina kehidupan barunya . sang bunga tak ingin jatuh di jalan yang sama.
Dengan motivasi diri sendiri sang bunga mulai bangkit dari keterpurukanya.
Ketika
sang bunga sudah mulai merasakan kembali kebahagiaanya dan saat itu pula angin
membawa kabar gembira untuk sang bunga yaitu kabar tentang kepulangan si kupu
kuning. Betapa bahagia hati sang bunga mendengar kepulangan sang pujaan hatinya
setelah sekian lamanya mereka berpisah.
Setelah
sekian lama kepulangan si kupu kuning. Kupu kuning pun menemui kekasih lamanya
yaitu bunga melati. Betapa bahagianya hati sang bunga saat ia menatap wajah
kekasihnya. Saat itu mereka saling melepas rindu. Tak ada satu kata pun
kata-kata yang keluar dari mulut mereka, mereka membisu 1000 bahasa. Sang bunga
melati memecah keheningan dengan berkata pada kupu kuning. “ apa kabar ,
bagaimana dengan impianmu?”. Kupu kuning pun menjawab “aku baik-baik saja,
masih banyak keinginan yang belum aku dapatkan dan juga masih banyak mimpi yang
belum aku raih”.
Kisah
cinta mereka begitu indah dan sangat menyenangkan, karena si kupu kuning begitu
mencintai dan menyayangi bunga melati. Si kupu kun ing selalu berharap agar
kelak nanti sang bunga melati menjadi pendampingnya. Walaupun bunga melati
belum mekar dia sudah sangat mengerti dengan perasaan si kupu kuning. Itulah
sebabnya si kupu kuning sangat menyayangi bunga melati. Bunga melatiningi si
kupu kuning selalu menjaganya dalam detik-detik menuju kemekaranya. Karena ia
takut kupu-kupu lain menghampiri dan menghisap madunya. Ia tak ingin layu
sebelum mekar. Bagi bunga melati kemanisan madunya hanya untuk si kupu kuning.
Seperti
halnya bunga-bunga yang lain,setiap hari bunga melati belajar menari dan
menyanyi, kecuali hari minggu. Hari ini memang semua bunga bunga tidak belajar
menari dan menyanyi, karena hari ini adalah hari ketenangan bagi bunga-bunga.
Tidak lama lagi bunga melati akan mengikutipentas kesenian sehingga sang bunga
selalu sibuk denga latihanya. Bahkan untuk bertemu denga si kupu kuning tak ada
waktu lagi, tapi kupu kuning selalu mengerti dan selalu memberikan semangat
kepada bunga melati, supaya ia sukses dalam membawakan tarian dan lagu-lagunya
dia acara pentas nanti..
Si
kupu kuning berjanji pada sang bunga bahwa ia akan selalu setia menantinya waau
1000 tahun. Karena cinta sikupu hanya untuk sang bunga.
[BATERFLY
LOVE ONLY TO FLOWER] by: Elna Lindarti
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji
INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi'il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih
INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi
INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencacat orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendak lah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar
INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke'aiban orang jangan dibuka
Ke'aiban diri hendaklah sangka
INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru
INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil
INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima Negeri Riau Pulau Penyengat
CINTA
TAK SAMPAI
Alkisah seorang gadis
yang di tinggal oleh orang yang dia sayang dan dicintai pergi dan tidak mungkin
akan bisa kembali lagi kepada dia kalau pun dia menangis darah pun tidak akan
bisa menggembalikan orang yang dia sayang pada gadis itu . meski
gadis itu sekarang gadis telah
mendapat pengganti yang jauh lebih baik dari sebelumnya ,tapi gadis tetap tidak
bisa melupakan pacarnya yang terdahulu yang bernama putra yang membuat gadis
tidak bisa melupakan dan tidak menghapus nama putra dari hatinya .
Pertemuan gadis dan putra berawal
dari perkenalan awal masuk sekolah SMA .gadis siswa baru masuk sma yang baru
merasakan bagaimana rasanya memakai seragam sma ,masih polos dan belum tau
apa-apa .putra adalah siswa terbaik dan jadi kebanggaan sekolah sma itu membuat
gadis banyak menggagumi dan ingin menjadi pacar putra, selain pintar putra juga
rama dan baik pada setiap orang .
Gadis yang baik suka menolong
orang membuat putra ingin berkenalan dengan gadis lebih dalam lagi siapo gadis
itu dan tinggal dimana putra ingin tau ,tanpa pikir panjang lagi putra pun megajak
gadis untuk berkenalan
Dari perkenal itu gadis dan putra menjadi
dekat dan akrab sehingga tumbuh perasaan
sayang ,cemburu ,serta rindu di kala gadis dan putra saat mereka berjauhan
.Sehingga tanpa mereka sadari, mereka berdua telah jauh cinta dan ingin
memiliki satu sama laen .Keinginan untuk memiliki satu sama lain pun . Meraka
pun memutuskan untuk berpacaran dan merahasia khan hubungan mereka dari siapa
pun termasuk sahabat mereka sindiri pun tidak tau kalau mereka berdua telah
pacaran .Siapa sangkah yang tadinya mereka saja yang tau ,malah tebongkar
hubungan gadis dan putra satu sekolah pun tau kalau gadis dan putra berpacaran
.
Nasi sudah menjadi bubur
gadis dan putra sudah ketaun kalau mereka berpacaran , banyak sekali orang yang
tidak suka dengan hubungan gadis dan putra alasannya kenapa bisa gadis
mendapatkan putra padahal gadis anak baru /adek kelas enggak mungkin banget pacaran
sama kakak kelas ……
Meski banyak orang yang
tidak suka dengan hubungan gadis dan putra tetap saja mereka tidak perduli
dengan omongan orang karena cinta merekalah yang membuat mereka kuat untuk
melanjutkan hubungan mereka sampai kapanpun ,hingga tiba putra ujian akhir
sekolah(UAN) dan hingga selesai sekolah pun, gadis dan putra pun masih
berhubungan , sering bertemu hingga tanpa terasa hubungan mereka sudah berjalan
2 thn lamanya .Putra pergi merantau meninggalkan gadis sindiri dengan jarak
yang cukup jauh yang tak mungkin dapat gadis jangkau ,hari-hari gadis pun ia lalui
dengan hubungan jarak jauh dengan putra dan hanya lewat henpon dan inrenet saja
mereka berkomuunikasi dan melepas rindu yang ada dalam hati gadis dan putra .
Tepat sebelum IDUL ADHA 2010
.putra memberi kabar kalau lebaran nanti dia akan pulang dan menemui gadis
sekaligus orang tua gadis .hati gadis pun senang karena pujaan hatinya akan
pulang dan berniat untuk bertemu denga orang tuanya .sangkin senangnya gadis
pun tidak tau ada apa sebenarnya yang terjadi pada putra tidak biasanya dia
menelpon setiap hari dan hanya bicara kalau dia akan pulang dan ingin bertemu
dengan orang tua gadis .Tuhan berkata lain hingga lebaran pun tiba putra pun
tidak pulang dan tidak ada kabar berita sama sekali ,gadis pun sedih mengapa
kakak putra tidak pulang dan tidak memberi kabar sama sekali padaku ….???.apa
yang memyebabkan dia tidak member kabar sama sekali ??.
Beberapa hari setelah
lebaran gadis mencari tau dan bertanya-tanya pada orang-orang disekitarnya tapi
tak satupun yang memberi tau gadis
tentang putra dan apa yang telah terjadi pada putra pujaan hatinya .Rasa
penasaran pun menyelimuti hati gadis dan tanpa piker panjang lagi gadis pun
memutuskan untuk dating kerumah putra dan berniat untuk bertemu orang tua putra
,setelah sampai di rumah putra gadis melihat ada keramaian di kediam rumah
putra ,gadis tetap meneruskan langkahnya menuju rumah putra yang ramai dengan
orang-orang di dalam rumah .Gadis pun disambut dengan semyuman dan tangisan sekaligus
perkataan dari orang-orang yang ada disekitarnya “sabarkan hatimu anakku dan
ikhlaskan kepergiannya “,tapi gadis tak mengrti dengan perkataan orang-0rang
itu ,akhirnya gadis pun menemui orang tua putra yang terbaring lemas di kamar
.Ada apa ini sebenarnya dan mengapa disini ramai sekali siapa yang menikah ???
,ni bukan pernikahan anakkku tapi ini kematian anakku ,maafkan ibu yang tidak
memberi taumu kalau putra telah meninggal 2 hari yang lalu ,tidak mungkin kakak
putra secepat itu meninggalkan gadis??? .Dengan rasa tak percaya kalau putra
telah meninggal gadis pun mendatangi makam dan gadis melihat nisan yang bernama
putra ariansyah .Rasa tak kuat menahan air mata dan tak bertulang gadis pun
terjatuh dan tak sadarkan diri hingga di bawah kerumah sakit mendapat
pertolongan dari doktet .
Singkat cirita, sekarang gadis
sudah mempunyai pacar yang lebih sayang sama dia tapi gadis tetap mencintai
putra dan gadis pun belajar bangkit dari jurang yang dalam dan melanjutkan
hidupnya meski sampai sekarang gadis belum bisa melupakan sosok putra dalam
hidupnya .Walaupun demikian gadis harus tetap optimis dalam nenjalani hidup ini
dan menyimpan semua kenangan tentang putra dalam hatinya dan tak akan gadis
ungkit-ungkit lagi masa itu .
SEKIAN
INILAH
GURINDAM DUABELAS NAMANYA
Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya. Amma ba'du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana telah ta'ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.
Syahdan
Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu pasangnya bersalahan dengan gurindam. Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu jadi seperti jawab.
Bermula inilah rupanya syair.
Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna
Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini
Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur
INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma'rifat
Segala puji bagi Tuhan seru sekalian alam serta shalawatnya Nabi yang akhirul jaman serta keluarganya dan sahabatnya sekalian adanya. Amma ba'du daripada itu maka tatkala sampailah Hijratun Nabi 1263 Sanah kepada dua puluh tiga hari bulan Rajab hari Selasa mana telah ta'ali kepada kita yaitu Raja Ali Haji mengarang satu gurindam cara Melayu yaitu yang boleh juga jadi diambil faedah sedikit-sedikit daripada perkataannya itu pada orang yang ada menaruh akal maka adalah banyaknya gurindam itu hanya duabelas pasal di dalamnya.
Syahdan
Adalah beda antara gurindam dengan syair itu aku nyatakan pula bermula arti syair Melayu itu perkataan yang bersajak yang serupa dua berpasang pada akhirnya dan tiada berkehendak pada sempurna perkataan pada satu-satu pasangnya bersalahan dengan gurindam. Adapun arti gurindam itu yaitu perkataan yang bersajak juga pada akhir pasangannya tetapi sempurna perkataannya dengan satu pasangannya sahaja jadilah seperti sajak yang pertama itu syarat dan sajak yang kedua itu jadi seperti jawab.
Bermula inilah rupanya syair.
Dengarkan tuan suatu rencana
Mengarang di dalam gundah gulana
Barangkali gurindam kurang kena
Tuan betulkan dengan sempurna
Inilah arti gurindam yang di bawah syatar ini
Persamaan yang indah-indah
Yaitu ilmu yang memberi faedah
Aku hendak bertutur
Akan gurindam yang beratur
INI GURINDAAM PASAL YANG PERTAMA
Barang siapa tiada memegang agama
Segala-gala tiada boleh dibilang nama
Barang siapa mengenal yang empat
Maka yaitulah orang yang ma'rifat
Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tegaknya tiada ia menyalah
Barang siapa mengenal diri
Maka telah mengenal akan Tuhan yang bahri
Barang siapa mengenal dunia
Tahulah ia barang yang terpedaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudharat
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUA
Barang siapa mengenal yang tersebut
Tahulah ia makna takut
Barang siapa meninggalkan sembahyang
Seperti rumah tiada bertiang
Barang siapa meninggalkan puasa
Tidaklah mendapat dua termasa
Barang siapa meninggalkan zakat
Tiadalah hartanya beroleh berkat
Barang siapa meninggalkan haji
Tiadalah ia menyempurnakan janji
INI GURINDAM PASAL YANG KETIGA
Apabila terpelihara mata
Sedikitlah cita-cita
Apabila terpelihara kuping
Khabar yang jahat tiadalah damping
Apabila terpelihara lidah
Niscaya dapat daripadanya faedah
Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan
Daripada segala berat dan ringan
Apabila perut terlalu penuh
Keluarlah fi'il yang tidak senonoh
Anggota tengah hendaklah ingat
Di situlah banyak orang yang hilang semangat
Hendaklah peliharakan kaki
Daripada berjalan yang membawa rugi
INI GURINDAM PASAL YANG KEEMPAT
Hati itu kerajaan di dalam tubuh
Jikalau zalim segala anggota tubuh pun rubuh
Apabila dengki sudah bertanah
Datanglah daripadanya beberapa anak panah
Mengumpat dam memuji hendaklah pikir
Di situlah banyak orang yang tergelincir
Pekerjaan marah jangan dibela
Nanti hilang akal di kepala
Jika sedikitpun berbuat bohong
Boleh diumpamakan mulutnya itu pekung
Tanda orang yang amat celaka
Aib dirinya tiada ia sangka
Bakhil jangan diberi singgah
Itulah perompak yang amat gagah
Barang siapa yang sudah besar
Janganlah kelakuannya membuat kasar
Barang siapa perkataan kotor
Mulutnya itu umpama ketor
Di manakah salah diri
Jika tidak orang lain yang berperi
Pekerjaan takbur jangan direpih
Sebelum mati didapat juga sepih
INI GURINDAM PASAL YANG KELIMA
Jika hendak mengenal orang berbangsa
Lihat kepada budi dan bahasa
Jika hendak mengenal orang yang berbahagia
Sangat memeliharakan yang sia-sia
Jika hendak mengenal orang mulia
Lihatlah kepada kelakuan dia
Jika hendak mengenal orang yang berilmu
Bertanya dan belajar tiadalah jemu
Jika hendak mengenal orang yang berakal
Di dalam dunia mengambil bekal
Jika hendak mengenal orang yang baik perangai
Lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai
INI GURINDAM PASAL YANG KEENAM
Cahari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat
Cahari olehmu akan guru
Yang boleh tahukan tiap seteru
Cahari olehmu akan isteri
Yang boleh menyerahkan diri
Cahari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan
Cahari olehmu akan abdi
Yang ada baik sedikit budi
INI GURINDAM PASAL YANG KETUJUH
Apabila banyak berkata-kata
Di situlah jalan masuk dusta
Apabila banyak berlebih-lebihan suka
Itu tanda hampirkan duka
Apabila kita kurang siasat
Itulah tanda pekerjaan hendak sesat
Apabila anak tidak dilatih
Jika besar bapanya letih
Apabila banyak mencacat orang
Itulah tanda dirinya kurang
Apabila orang yang banyak tidur
Sia-sia sajalah umur
Apabila mendengar akan kabar
Menerimanya itu hendaklah sabar
Apabila mendengar akan aduan
Membicarakannya itu hendak lah cemburuan
Apabila perkataan yang lemah lembut
Lekaslah segala orang mengikut
Apabila perkataan yang amat kasar
Lekaslah orang sekalian gusar
Apabila pekerjaan yang amat benar
Tidak boleh orang berbuat onar
INI GURINDAM PASAL YANG KEDELAPAN
Barang siapa khianat akan dirinya
Apalagi kepada lainnya
Kepada dirinya ia aniaya
Orang itu jangan engkau percaya
Lidah suka membenarkan dirinya
Daripada yang lain dapat kesalahannya
Daripada memuji diri hendaklah sabar
Biar daripada orang datangnya kabar
Orang yang suka menampakkan jasa
Setengah daripadanya syirik mengaku kuasa
Kejahatan diri disembunyikan
Kebajikan diri diamkan
Ke'aiban orang jangan dibuka
Ke'aiban diri hendaklah sangka
INI GURINDAM PASAL YANG KESEMBILAN
Tahu pekerjaan tak baik tetapi dikerjakan
Bukannya manusia yaitulah syaitan
Kejahatan seorang perempuan tua
Itulah iblis punya penggawa
Kepada segala hamba-hamba raja
Di situlah syaitan tempatnya manja
Kebanyakan orang yang muda-muda
Di situlah syaitan tempat bergoda
Perkumpulan laki-laki dengan perempuan
Di situlah syaitan punya jamuan
Adapun orang tua(h) yang hemat
Syaitan tak suka membuat sahabat
Jika orang muda kuat berguru
Dengan syaitan jadi berseteru
INI GURINDAM PASAL YANG KESEPULUH
Dengan bapa jangan derhaka
Supaya Allah tidak murka
Dengan ibu hendaklah hormat
Supaya badan dapat selamat
Dengan anak janganlah lalai
Supaya boleh naik ke tengah balai
Dengan kawan hendaklah adil
Supaya tangannya jadi kapil
INI GURINDAM PASAL YANG KESEBELAS
Hendaklah berjasa
Kepada yang sebangsa
Hendak jadi kepala
Buang perangai yang cela
Hendaklah memegang amanat
Buanglah khianat
Hendak marah
Dahulukan hujjah
Hendak dimalui
Jangan memalui
Hendak ramai
Murahkan perangai
INI GURINDAM PASAL YANG KEDUABELAS
Raja mufakat dengan menteri
Seperti kebun berpagarkan duri
Betul hati kepada raja
Tanda jadi sebarang kerja
Hukum adil atas rakyat
Tanda raja beroleh inayat
Kasihkan orang yang berilmu
Tanda rahmat atas dirimu
Hormat akan orang yang pandai
Tanda mengenal kasa dan cindai
Ingatkan dirinya mati
Itulah asal berbuat bakti
Akhirat itu terlalu nyata
Kepada hati yang tidak buta
Tamatlah gurindam yang duabelas pasal yaitu karangan kita Raja Ali Haji pada tahun Hijrah Nabi kita seribu dua ratus enam puluh tiga kepada tiga likur hari bulan Rajab Selasa jam pukul lima Negeri Riau Pulau Penyengat
KERINDUAN
Kala
hati dilanda rindu
Ingatkan
dirimu akan diriku
Yang
selalu merindukan mu……….
Disetiap waktuku …….
Saat kau jauh hati kecilku
Berkata
apakah dia disana
Merasakan seperti apa yang aku
Rasakan saat ini …………
Kehadiranmu
dalam hidupku
Menjadikan
hariku terasa lebih indah dan
Meskipun
kita berjauhan namun jarak
Bukan
berarti perpisahan ……….
Percayalah cinta dan hati
Yang
tulus akan menyatukkan
Cinta kita………..
By;kiki triani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar